Wednesday, December 9, 2015

FISOTERAPI


http://lin3.ipsrsolution.com/caritashospital.org/images/DoctorsPhoto/Physio1.jpg

Yup kali ini saya ingin membahas tentang issue HOT terkait Fisio Terapi.


Sebelumnya apa itu Fisioterapi ??
Menurut Kepmenkes RI No : 1363 / MENKES / SK / 2001 pasal 1, Fisioterapi adalah bentuk pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada individu dan atau kelompok untuk mengembangkan, memelihara dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh sepanjang daur kehidupan dengan menggunakan penanganan secara manual, peningkatan gerak, peralatan (fisik, elektroterapeutis dan mekanis), pelatihan fungsi, komunikasi.

Dan menurut Kepmenkes RI No : 376 / MENKES / SK / III / 2007, Fisioterapis adalah seseorang yang telah lulus pendidikan formal fisioterapi dan kepadanya diberikan kewenangan tertulis untuk melakukan tindakan fisioterapi atas dasar keilmuan dan kompetensi yang dimilikinya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Nah, itu tadi pengertian fisio terapi. Banyak orang bilang jika fisio terapi merupakan tukang pijet ilmiah, Ya... anda benar -_-  Memang dalam Fisioterapi ada ilmu pijatnya yaitu MANUAL TERAPI. Melalui berbagai tekanan dan gerakan tangan serta pengetahuan tentang berbagai titik tekan serta lokasi otot, terapis manual mampu terampil meredakan otot yang terasa sakit dan tegang serta mengurangi peradangan dan nyeri. Nyeri Sederhana dan rasa pegal sangat mengganggu seperti leher kaku dan punggung sakit dapat dengan mudah ditenangkan dan bahkan disembuhkan melalui terapi manual.

https://a9a8fb2550b19abd962b-bcf4bd38d8b5543f588fa9d3519fdd92.ssl.cf1.rackcdn.com/MIP1/85/desktop-ksBdEM1OZofEgPvM0BEihQ.jpgNah ini gabbar maual terapi

Tidak hanya maual terapi Fisio terapi juga memiliki bebearapa metode. Ada Manual terapi(yang di atas tadi), elektroterapi, hidroterapi, exercise, dan lain-lain.

Pindah bahasan sekarang kita akan membahas tentang isu HOT terkait tentang ketenaga kerjaan Fisioterapi. Sekitar 5000 orang lulusan S1 Fisioterapi dari sembilan perguruan tinggi terancam tidak bisa mengikuti pendidikan profesi karena Menteri Riset, Teknologi dan Penidikan Tinggi  tidak mengeluarkan ijin pemberian prodi profesi fisioterapi. Hal itu dikemukakan Ketua Umum Ikatan Fisioterapi Indonesia Mohammad Ali Imron pada Republika,  di Kampus Terpadu STIKES Aisyiyah Yogyakarta, Sabtu (30/10).

Beliau mengungkapkan kesembilan universitas yang ada  S1 Fisioterapi antara lain: Universitas Udayana Bali, Universitas Hasanuddin Makassar,  Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Surakarta,  STIKES Aisyiyah Yogyakarta , Universitas Esa Unggul Jakarta, STIKES Medistra Medan dan STIKES Siti Hajar Medan.

Jumlah mahasiswa dari kesembilan perguruan tinggi tersebut diperkirakan  sekitar 5000 orang dan yang sudah lulus ada 700 orang. Sehingga yang sudah lulus saat ini masih menganggur. Dengan demikian nantinya sekitar 5000 orang lulusan S1 Fisioterapi terancam  terlantar oleh negara dan tidak bisa bekerja.

 Hal itu dikarenakan tidak adanya nomenklatur pendidikan profesi fisioterapi .  ‘’Tahun lalu  Asosiasi Pendidikan Tinggi FIsioterapi dan Asosiasi Fisioterapi Indonesia  sudah mengusulkan adanya nomenklatur S1 plus profesi. Usulan itu berdasarkan rapat hasil uji publik terhadap nomenklatur pendidikan di Indonesia. Namun usulan tersebut tidak direspon,  dan justru dihilangkan dari hasil  evaluasi serta malah diganti  dengan D4 profesi,’’ungkap  Imron.

Dengan tidak mengeluarkan ijin pendidikan profesi bagi sarjana fisioterapi, berarti pemerintah membiarkan daya saing fisioterapi di Indonesia dalam rangka  Masyarakat Ekonomi ASEAN rendah. Karena fisioterapi tidak kompetitif di ASEAN.

Wah kabar duka untuk mahasiswa fisioterapi bukan?? Yah, apapun hasilnya kedepan semoga semua menjadi lebih baik. Untuk Mahasiswa Fisioterapi, tetap semangat balajar dan tunjukkan bahwa kita memang layak untuk apa yang kita perjuangkan. Dengan semngat Fisioterapi we will move Dikti, eh we will move you hehe...

TAMMAT.

Sekali lagi saya ucapkan terima kasih pada link - link dibawah ini karena sudah menjadi inspirasi(sumber copas) saya :
1. Kinetafisioterapi
2. Artikel Fisioterapi
3.Geriatric Wellness Club Muhammadiyah University of Surakarta
4. Republika






No comments:

Post a Comment